Berita DKI Jakarta

146



Tangerang, TVRI JAKARTA - Maraknya alat peraga kampanye yang bertebaran di tiap titik protokol jalan, dari para bakal calon wali kota yang tengah bertarung di pilkada Tangerang Selatan, Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Selatan menilai saat ini belum waktunya berkampanye.

Tampak alat peraga kampanye atau APK milik para bakal calon wali kota Tangerang Selatan yang hampir ditemui di setiap jalan utama maupun alternatif marak bertebaran.

APK para bakal calon wali kota yang tengah mengikuti kontestasi memperebutkan kursi orang nomor satu dan dua di kota otonom termuda di Banten ini pun terpampang dengan saling beradu jargon.

Tak jarang, pemasangan APK ini pun merusak potret keindahan kota, dengan dipasang di tiang listrik, pepohonan dan tembok perumahan.

Komisioner badan pengawas pemilu kota Tangerang Selatan, Slamet Santosa mengatakan, pemasangan APK saat ini dinilai olehnya para bakal calon wali kota belum saatnya melakukan kampanye, dan berpotensi melanggar regulasi dalam tahapan pilkada.

“Satpol PP harus tegas, kalau tidak ada izinnya dan tidak sesuai tempatnya, copot saja tanpa pandang bulu gitu,” ujar Slamet Santosa, Komisioner Bawaslu Tangsel.

Atas maraknya APK yang bertebaran, Bawaslu Tangerang Selatan akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk dilakukan penertiban dan penurunan APK  para bakal calon wali kota Tangerang Selatan.


Bagikan Artikel ini ke