Berita DKI Jakarta

132



TVRI JAKARTA - Pembagian Bantuan Langsung Tunai atau BLT, terhadap masyarakat yang terdampak pandemi virus COVID19, di Kantor Desa Mekarsari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, dipadati warga dengan berkerumun dengan mengabaikan protokol kesehatan. Sementara pemerintah daerah, melakukan perpanjangan psbb ke enam hingga dua pekan khususnya di wilayah Tangerang Raya

Bukannya, mengurangi penyebaran virus COVID19, ratusan warga memadati dan berkerumun serta mengabaikan protokol kesehatan saat pembagian bantuan langsung tunai atau BLT di Kantor Desa Mekarsari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten

Pembagian yang dilakukan sejak pagi, petugas gabungan TNI Polri sudah melakukan penyampaian dan melakukan pengamanan agar tidak adanya kerumunan ditengah pandemi covid 19, namun masyarakat tetap mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak dan adapula tidak memakai masker.

Warga atau penerima bantuan langsung tunai, Masduki, mengatakan dirinya pun sangat mengkhawatirkan banyak warga yang berkerumun saat pengambilan dana tunai.

Sementara Kepala Desa Mekarsari, Fadlah, mengatakan terdapat seribu penerima bantuan tunai dari tiga ribu lebih yang di ajukan kepada pemerintah untuk warga penerima bantuan terdampak COVID19.

“ini pembagain BLT ketiga sejumlah Rp 1.800.000. menumpuk seperti ini soalnya semua desa hari ini, total warganya ada 35.000, penerima tahun ini menurun,” ujar Fadlah ssat di temui ditemui di Kantor Pelayanan Terpadu.

Sedangkan pihak kepolisian, sudah melakukan langkah langkah bersama TNI Polri, agar penerima atau warga menerapkan protokol kesehatan terhadap masyarakat yang hendak mengambil bantuan dari pemerintah.

Diketahui, bantuan tunai ini diberikan secara sekaligus dari tahap pertama hingga ketiga tahap, sebesar satu juta delapan ratus ribu rupiah, dengan perbulan enam ratus ribu rupiah.


Bagikan Artikel ini ke