Berita DKI Jakarta

97



JAKARTA, TVRI JAKARTA - Balai Kota DKI Jakarta memperketat pengawasan dari penularan virus corona atau Covid-19, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan para tamu diperiksa suhu tubuhnya.

Kepala Biro Umum Pemprov DKI, Budi Awaluddin mengatakan,pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan alat pemindai thermometer gun. Pihaknya tidak memperkenankan siapapun masuk ke kantor Gubernur DKI,Anies Baswedan, jika memiliki suhu tubuh di atas 37,5-38 derajat celcius.

Pemeriksaan ini dilakukan mulai hari ini Rabu 4 Maret 2020 sampai DKI Jakarta dinyatakan bebas vorus corona sesuai dengan arahan Gubernur DKI. Sampai saat ini tidak ada pengunjung maupun karyawan yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius. Meski memiliki suhu tubuh tinggi, PNS atau tamu tidak boleh langsung pulang. Mereka, terlebih dahulu akan diperiksa oleh tim dokter yang sudah disediakan di lokasi. Pemeriksaan suhu sendiri dilakukan di berbagai titik tempat tamu dan PNS berdatangan ke kantor Anies ini,

“kita melakukan pemerikasaan di balai kota. Kita jua menyediakan Tim kesehatan disini nanti dari tim kesehatan akan menanyakan apakah orang tersebut sehabis pergi dari luar negeri atau tidak. Kalau tidak ya nanti kita bawa ke Pusat Kesehatan Pegawai.”

Budi Awaluddin mengimbau kepada PNS dan tamu yang akan datang ke Balai Kota tidak perlu takut karena hand sanitizer sudah disediakan di titik pemeriksaan dan di tiap toilet Balai Kota.  (BS)


Bagikan Artikel ini ke