Berita DKI Jakarta

36



TVRI JakartaPemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan pihaknya tidak ingin bertindak gegabah menindak lanjuti usulan perhimpunan hotel dan restoran Indonesia untuk mencabut kebijakan pemberlakuan PSBB transisi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihak pemprov tidak ingin gegabah menindaklanjuti usulan pencabutan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi Jakarta karena setiap sektor harus berdasarkan kajian data terkait penularan Covid-19. Meski demikian, Riza menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak pilih kasih terkait izin untuk tiap sektor usaha di masa PSBB transisi. Riza juga mengatakan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta diharuskan selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan Covid-19 sekaligus upaya pemulihan ekonomi.

Arahan presiden Joko Widodo, kata Riza, kemudian ditindaklanjuti dengan membuka sejumlah sektor wisata ataupun yang membantu pergerakan roda ekonomi secara bertahap. Sebelumnya, ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Visit Wonderful Indonesia (VIWI), Hariyadi Sukamdani menyampaikan pandangan pengusaha di bidang perhotelan dan pariwisata terkait pelaksanaan PSBB dan PSBB transisi di Jakarta.

Menurut nya pelaksanaan PSBB secara nyata di lapangan tidak dilakukan dengan disiplin dan berjalan semestinya. Pelanggaran PSBB juga dilakukan secara masif dan tidak ditindak secara tegas. Oleh karena itu, pihaknya mewakili asosiasi usaha pariwisata menyampaikan permintaan kepada gubernur DKI Jakarta agar PSBB transisi dicabut.


Bagikan Artikel ini ke