Berita DKI Jakarta

299



TVRI JAKARTA - Dewan pimpinan pusat himpunan pengusaha mikro dan kecil Indonesia, melakukan pemantauan bantuan langsung tunai atau BLT, yang di berikan oleh pemerintah kepada 12 juta pelaku usaha mikro kecil menengah umkm senilai 2,4 juta rupiah. Namun, bantuan tersebut ternyata hingga belum dapat dinikmati oleh sebagian besar para pelaku usaha mikro.

Bantuan langsung tunai atau BLT kepada 12 juta pelaku UMKM yang di berikan pemerintah, hingga saat ini belum dapat dirasakan manfaat nya oleh para pelaku usaha kecil menengah.

Bantuan senilai 2,4 juta bagi para UMKM tersebut guna meringankan beban pelaku usaha mikro dan kecil menengah yang negatif pandemi virus COVID19.

Sebagian besar pedagang pun mengaku bahwa, sudah melakukan pendaftaran penerimaan bantuan program BLT UMKM, namun hingga kini belum dapat diterima oleh pelaku usaha mikro.

Adapun beberapa keluhan disampaikan oleh ketua umum Hipmikindo, Syahnan Phalipi, terkait pendataan para UMKM serta proses pencairan dana BLT yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Selain itu juga para pelaku usaha mikro kecil menengah mengharapkan adanya bantuan yang diberikan secara tepat waktu, guna dapat membayar cicilan sewa tempat selama beberapa bulan.


Bagikan Artikel ini ke