Berita DKI Jakarta

571



JAKARTA, TVRI JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan potensi cuaca ekstrem di Indonesia termasuk wilayah Jabodetabek masih dapat terjadi hingga periode Maret mendatang.

Berdasarkan hasil analisis perkembangan musim hujan dasarian II Februari 2020, 100 persen wilayah zona musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim hujan, termasuk wilayah Jabodetabek. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan faktor skala regional-lokal berkontribusi signifikan terhadap pembentukan pola hujan dan cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.

Dwikorita juga mejelaskan, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Jabodetabek beberapa hari terakhir secara dominant dipicu oleh factor dinamika atmosfer skala lokal yaitu, adanya pembentukan pola udara yang kuat terutama di wilayah Jawa bagian Barat, termasuk wilayah Jabodetabek. Potensi hujan sedang hingga lebat periode 25 Februari sampai 1 Maret 2020 secara umum dapat terjai di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

“Perlu lompatan serta lebih ditingkatkan koordinasi dan sinergritas antara stakeholder dalam penanganan bencana banjir. BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin” ujar Dwikorta (26/02/20). (BS)


Bagikan Artikel ini ke