Kegiatan Nasional

1623



Jakarta (17/06/2019) - Setelah hattrick (selama 3 (tiga) tahun berturut-turut pada Tahun 2014 s.d. 2016 Laporan Keuangan LPP TVRI memperoleh opini Disclaimer (Tidak Memberikan Pendapat), kemudian meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada Tahun 2017, akhirnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Laporan Keuangan LPP TVRI Tahun 2018. Alhamdulillah segala puji untuk Allah SWT yang telah memberi karunia opini BPK atas Laporan Keuangan tertinggi (WTP) kepada LPP TVRI pada tahun 2019 ini, sebuah hasil perjuangan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas, Direksi dan seluruh karyawan baik di Pusat maupun di daerah dalam memperbaiki tata kelola keuangan khususnya, penataan aset dan pertanggungjawaban serta pelaporan keuangan, demikian disampaikan Direktur Keuangan LPP TVRI Isnan Rahmanto.

Sebagai rasa syukur atas pencapaian yang diraih, LPP TVRI menyelenggarakan halal bihalal sekaligus penyerahan LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) atas LKKL (Laporan Kementerian dan Lembaga) dari Ketua BPK RI kepada Direktur Utama LPP TVRI. Penyerahan tersebut disaksikan oleh Dewan Direksi LPP TVRI dan Kepala TVRI Stasiun Penyiaran Daerah beserta pejabat struktural di lingkungan TVRI Pusat.

Dalam sambutannya Direktur Utama LPP TVRI Helmy Yahya mengatakan bahwa perolehan opini WTP pada tahun 2019 atas Laporan Keuangan LPP TVRI Tahun 2018 ini merupakan opini tertinggi pertama kali dalam sejarah diraih oleh LPP TVRI dalam era pemeriksaan dilakukan oleh BPK. Opini ini menunjukkan bahwa Laporan Keuangan LPP TVRI Tahun 2018 telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah, terdapat Kecukupan Pengungkapan (Adequate Disclosure), sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan memiliki pengendalian intern yang efektif.

“Prestasi ini menjadi tolok ukur telah terjadinya transformasi di lingkungan TVRI terutama di bidang keuangan seperti pengelolaan anggaran yang lebih transparan dan akuntabel serta kualitas belanja modal yang lebih baik. Pada giliran berikutnya mempu menghadirkan program-program acara televisi yang berkualitas dan diminati masyarakat dan menjadi tonggak bagi keberhasilan LPP TVRI sebagai media pemersatu bangsa”. Ujarnya

Helmy Yahya juga menyatakan bahwa reformasi birokrasi dan rebranding TVRI adalah prioritas yang telah dimulai tahun lalu dan ditingkatkan tahun ini untuk mengejar percepatan dalam transformasi di lingkungan LPP TVRI. Kesuksesan menyelenggarakan Debat Calon Presiden, Siaran Pemilu dan menjadi TV Pool pada berbagai kegiatan kenegaraan juga menunjukkan kembalinya kepercayaan stake holder kepada TVRI.


Bagikan Artikel ini ke