Berita DKI Jakarta

86



TVRI Jakarta - Pasca gagal berangkat ketanah suci akibat terkendala visa dan hasil swab tes yang tidak keluar pada minggu lalu, puluhan calon jemaah umroh kembali diberangkatkan ketanah suci Mekah, melalui Terminal Tiga Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Rencananya delapan puluh delapan calon jemaah umroh yang sebelumnya gagal berangkat ini, akan diberangkatkan ke tanah suci pada hari ini jam 10.45 WIB melalui terminal tiga Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, dengan menggunakan maskapai Saudi Airline.

Rasa syukur dan gembira, inilah yang terlihat di raut wajah puluhan calon jemaah umroh berbagai daerah di indonesia yang akan terbang ke tanah suci, pada Selasa (3/11/2020).

Walaupun sempat gagal berangkat, rombongan pertama calon jemaah umroh, pasca di bukannya kembali kota suci Mekah oleh pemerintah Arab Saudi, delapan puluh delapan calon jemaah umroh rencananya akan diberangkatkan Selasa siang, melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat Saudi Airline.

Sebelumnya para jemaah umroh yang gagal berangkat ini, terkendala belum keluarnya visa dan hasil swab test, selain itu adanya beberapa calon jemaah umroh yang gagal berangkat dikarenakan hasil swab yang positif COVID-19.

Masrura Anaramija calon jemaah asal Bandung, mengatakan, dirinya gagal berangkat bersama rombongan pertama karena terkendala visanya yang tak kunjung keluar, namun pada hari ini persyaratannya sudah lengkap. Selain itu sekitar seratusan calon jemaah umroh lainnya yang gagal berangkat selain visa dan hasil swab tes yang tidak keluar, juga ada yang positif hasil swabnya.

“iya saya belum bisa berangkat gelombang pertma kemrain karena kendaanya visa. Alhamdulilah sekarang lancar semua jadi bisa berangkat,” Masrura Aranamija, calon jemaah umroh.

Selain itu, calon jemaah umroh lainya asal Pekanbaru Riau, Rudi Harianto, dirinya gagal berangkat karena hasil PCR yang tidak keluar sehingga dirinya tidak bisa berbarengan dengan jemaah umroh gelombang pertama, namun dirinya juga ada penambahan biaya.

“tetap senang akhirnya bisa berangkat umroh meskipun saya gagal di gelombang pertama kemarin,” Rudi Harinto, calon jemaah umroh.

Dengan adanya umroh dimasa pandemik, membuat para calon jemaah umroh merogoh kocek ekstra, dikarenakan adanya biaya tambahan berupa tempat penginapan hotel bintang lima.


Bagikan Artikel ini ke