Berita DKI Jakarta

345



TVRI Jakarta - Satu  keluarga di Kecamatan Kadu Hejo, Kabupaten Pandeglang, Banten harus hidup di gubuk reot selama bertahun tahun. Selain tempat tinggal yang tidak layak huni, kondisi kesehatan sang ayah mertua dan salah satu  anaknya sangat memprihatinkan.                    

Kondisi rumah Een  Warga Kampung Curug Luhur, Desa Banjarsari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten yang sangat memprihatinkan. Dinding penyangga rumah yang sudah rapuh dan hampir roboh serta atap yang kerap kali bocor saat hujan turun.

Een tinggal bersama suami dan tiga anak yang salah satunya mengalami gizi buruk, selain itu sang ayah mertua juga kondisi kesehatannya semakin hari semakin memburuk hingga mengalami kelumpuhan. Sang suami yang bekerja serabutan membuat keluarga tersebut kerap mengandalkan belas kasihan para tetangga untuk kebutuhan sehari hari.

“Bantuan rumah belum pernah ada, ini aja listrik masih nyambung dari rumah tetangga. Bilangnya mau ada listrik gratis, tapi sampai sekarang belum kunjung ada,” terangnya.

Een  mengaku hanya pernah sekali mendapatkan bantuan sembako dari pihak desa, bahkan bantuan selama pandemi COVID19 hanya pernah diterimanya sekali dengan jumlah 300 ribu rupiah. Ia berharap pemerintah setempat dapat membantu kondisi tempat tinggal dan kesehatan ayah mertua juga sang anak.

Sementara itu, Kepala Desa Banjarsari, Muhammad Ridwan mengatakan sudah memfasilitasi dan mengakomodir kebutuhan warga Curug Luhur tersebut. Bahkan pihaknya juga sudah berkordinasi dengan bidan desa dan puskesmas Banjar untuk segera membawa ayah mertua dan anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan yang baik.

“Dulu pihak desa ada pernah sekali nengok keadaan keluarga Een, tapi udah gitu tidak ada lagi. Dulu aja pas anak Een sakit cuma sekali dianterin oleh kader, terus mobil bumdes tidak bisa mengantarkan anak Een dengan alasan tidak ada supirnya,” pungkasnya.

Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan pihak Kecamatan Kaduhejo dan Kabupaten Pandeglang agar kondisi rumah dan kesehatan keluarganya segera dapat terealisasi.


Bagikan Artikel ini ke