Berita DKI Jakarta

482



TVRI JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat, menegaskan tidak adanya pelayanan mudik untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan sepeda motor, dan kendaraan pribadi yang menyeberang di pelabuhan penyeberangan Merak, Banten. bahkan dirjen perhubungan darat juga meminta kepada pengelola jasa angkutan jasa penyeberangan PT. Asdp Indonesia Ferry cabang merak untuk tidak memberikan fasilitas kepada para pemudik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, menegaskan tidak adanya pelayanan kepada masyarakat untuk mudik lebaran tahun 2020, di seluruh jasa angkutan penyeberangan pelabuhan di indonesia.hal itu disampaikan direktur jenderal perhubungan darat, Budi Setiyadi saat mengunjungi pelabuhan penyeberangan merak, banten, untuk memastikan tidak adanya pelayanan mudik lebaran tahun ini.

Bahkan dirjen perhubungan darat juga meminta kepada pengelola jasa angkutan penyeberangan PT. Asdp Indonesia Ferry cabang Merak untuk tidak memberikan fasilitas kepada pemudik, untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan sepeda motor dan kendaraan pribadi. Sementara, ada pengecualian bagi kendaraan bus yang melanjutkan perjalanan dan ada surat edaran dari gugus tugas yang telah melakukan rapid test dan menerangkan keterangan kesehatan.

“saya di dermaga tidak akan memberikan fasilitas bagi para pemudik, jadi bagi pejalan kaki pesepda oro kita tidak berikan fasilitas. Tiket anyg dibukak hanya untuk logistic. Kecual yang bus sudah memnuhi persyaratan itu boleh tapi sangat sedikit sekali,’’ ujar Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengawasi dan mengantisipasi adanya peredaran surat palsu atau surat keterangan kesehatan palsu yang diberikan oleh calon penumpang, agar bisa lolos dari pengawasan cek poin petugas.


Bagikan Artikel ini ke