Berita DKI Jakarta

271



TVRI JAKARTA - Dalam upaya mendukung program pemerintah menjalankan adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi COVID19, Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Meluncurkan inovasi baru, dengan melaunching pasar pintar berbasis online. Aplikasi pasar pintar ini bertujuan mempermudah masyarakat untuk bertransaksi dan membangkitkan perekonomian masyarakat Pandeglang.

Di hari ulang tahun ke-75 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, mengeluarkan inovasi baru dengan melaunching pasar pintar. Pasar pintar tersebut merupakan pasar yang berbasis online, atau berbentuk aplikasi yang mendukung program pemerintah dalam adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi COVID19.

Selain itu, pasar pintar sendiri bertujuan membantu perekonomian masyarakat ditengah pandemi COVID19 saat ini, serta mempermudah masyarakat bertransaksi tanpa harus bertatap muka dengan para pedagang dipasar tradisional.

“memang Pemerintah sangat dilematis, selain jaga jarak, juga harus ada pemulihan ekonomi memasuki new normal, untuk itu hadirlah pasar pintar untuk dapat memulihkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Tanto berharap, hadirnya pasar pintar akan mempermudah masyarakat untuk belanja, memberdayakan pasar lokal dan ojek online yang ada di Pandeglang. Selain itu, harga di pasar pintar ini akan tetap sama dengan pasar pelapak. Rencananya akan ada 15 pasar yang bergabung di pasar pintar tapi untuk saat ini baru ada 5 pasar yang bergabung yakni Pasar Pandeglang, Saketi, Menes, Labuan dan Panimbang.

“ini mutlak Bisnis to Bisnis tanpa menggunakan APBD, dan pasar ini yang pertama di Indonesia,” tutupnya


Bagikan Artikel ini ke