Berita DKI Jakarta

475



TVRI JAKARTA - Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia akan diselenggarakan beberapa hari lagi meski saat ini pandemi COVID19 masih merebak di Indonesia dan ibu kota.

Nantinya upacara akan diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang telah diatur. Meski begitu Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri, Mawardi belum merinci protokol kesehatan apa saja yang akan dijalankan.

Berdasarkan pemerintah pusat, HUT RI pada 17 agustus nanti akan sangat berbeda dari dengan tahun-tahun sebelumnya. Guna mencegah penyebaran COVID19, kementerian sekretariat negara mengeluarkan surat bernomor B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 terkait pedoman peringatan hari ulang tahun (hut) ke-75 kemerdekaan republik Indonesia (RI) tahun 2020.

Dalam surat tersebut, tertulis ada sejumlah perbedaan peringatan HUT ke-75 RI dengan tahun sebelumnya, termasuk upacara memperingati detik-detik proklamasi di Istana Merdeka Jakarta. Namun sejauh ini aturan tersebut masih diperuntukan untuk gelaran HUT RI di Istana Merdeka.

Upacara memperingati HUT ke-75 Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, tidak akan seramai yang lalu. Tercatat hanya ada enam orang peserta upacara, tidak ada masyarakat yang diundang. Peserta upacara di Istana Merdeka terdiri dari Presiden Jokowi sebagai inspektur upacara, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai pembaca teks proklamasi.

Tak hanya jumlah peserta yang dikurangi, jumlah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pun dipangkas. Paskibraka yang tahun-tahun sebelumnya mencapai puluhan, untuk upacara Detik-detik Proklamasi dan penurunan Sang Merah Putih, tahun ini tak akan tampak.

Dalam surat itu juga, Kemensetneg meminta jumlah Paskibra dalam upacara HUT ke-75 RI di daerah mencontoh di pusat untuk menghindari penyebaran corona.


Bagikan Artikel ini ke