Berita DKI Jakarta

285



TVRI JAKARTA - Setelah hampir sebulan penutupan penerbangan bandara Soekarno Hatta dari dan menuju China hingga kini masih belum diketahui kapan penerbangan tersebut akan kembali dibuka, biasanya Bandara Soekarno-Hatta dapat melayani sekitar 20-30 rute per hari.


Penutupan penerbangan Bandara Soekarno Hatta dari dan menuju China akan genap berlangsung satu bulan pada Kamis(5/03/20). Namun setelah hampir sebulan penutupan penerbangan belum ada tanda-tanda akan dibuka kembali. Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang mengatakan pasti ada kerugian akibat penutupan penerbangan tersebut.


Bandara Soekarno-Hatta sendiri biasanya melayani sekitar 20-30 rute per hari.
Dari puluhan penerbangan tersebut, Febri mengatakan penumpang yang hilir mudik di Kedatangan maupun Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta bisa mencapai 3.000 orang per hari. Kini, 3.000 orang tersebut sudah terakumulasi hampir dalam 30 hari.

Setidaknya ada 90.000 potensi jumlah penumpang yang membayar Airport Tax ke Bandara Soekarno-Hatta hilang, tak lain akibat virus Corona. Meski demikian, Febri mengatakan kerugian yang diakibatkan oleh penutupan penerbangan dari dan ke China bisa ditutupi dari keuntungan penerbangan domestik.

Belum lagi soal batalnya penerbangan ribuan calon jamaah umrah asal Indonesia yang ditolak Pemerintahan Arab Saudi beberapa hari lalu,,Febri mengatakan, pihak Bandara Soekarno-Hatta tidak bisa berbuat banyak karena kebijakan terkait pembukaan dan penutupan jalur penerbangan adalah otoritas dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI. Dia berharap penutupan beberapa penerbangan akibat virus Corona bisa segera normal kembali untuk menghindari potensi kerugian yang semakin besar.


Bagikan Artikel ini ke