Kegiatan Nasional

1835



Jakarta (12/09/2019) – Puluhan Praktisi PR Indonesia yang tergabung dalam PR Rembuk kembali mengadakan Kopi Darat ke-2 yang diadakan di Studio of Star LPP TVRI dengan tema “Apakah Indonesia Perlu TV Publik?”.

Acara Kopi Darat ke-2 ini TVRI bertindak sebagai host dan dalam diskusi ini Asmono Wikan CEO PR Indonesia didapuk sebagai moderator sementara itu, Maria Wongsonagoro Konsultan PR Senior sebagai pengantar acara.

Acara ini juga menghadirkan narasumber yang berkompeten di dunia komuniakasi Indonesia, yaitu Mr. Philippe Grange (Atase kerjasama Linguistik Kedutaan besar Prancis), Arif Mujahidin (Corporate Communications Director Danone Indonesia), Dyah R. Sugiyanto ( Ketua IPRAHUMAS), dan Bima Marzuki (Founder Media Buffet).

Kopi Darat ke-2 PR Indonesia juga dihadiri oleh Direktur Keuangan LPP TVRI Isnan Rahmanto dan Direktur Umum LPP TVRI Tumpak Pasaribu beserta  Pejabat Struktural di lingkungan LPP TVRI.

Dalam welcome speechnya, Helmy Yahya menyampaikan apresiasi kepada tokoh-tokoh Public Relation Indonesia atas dukungan yang sangat luar biasa kepada TVRI. Selan itu, acara ini menunjukan masih adanya cinta kepada TVRI yang sedang berjuang di era milenial.

“Saya senang sekali, karena ini menunjukan bahwa anda masih cinta kepada TVRI. karena kami sedang berjuang disini, sebuah organisasi yang pernah dianggap paling jadul, tidak dianggap. Sekarang kita mencoba untuk reborn, tapi kita masih memerlukan dukungan yang sangat luar biasa”, ujar Helmy Yahya.

Acara ini ditutup dengan ramah tamah bersama. (Hanni amelia putri)

 


Bagikan Artikel ini ke