Berita DKI Jakarta

245



TVRI Jakarta - Faruq, bocah berusia tiga tahun  yang dilaporkan tenggelam di aliran Kali Ciliwung, Jakarta Timur, pada hari Senin kemarin ditemukan terdampar di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

Penemuan mayat tersebut berawal dari laporan seorang nelayan yang sedang melaut.

Setelah itu, aparat Polres Kepulauan Seribu berkoordinasi dengan jajaran Polda Metro Jaya terkait orang hilang. "Informasi dari Polsek Jatinegara bahwa ada laporan salah satu warga, anaknya bermain di Kali Ciliwung diduga tenggelam, kata Zaroki Kabagops Polres Kepulauan Seribu.

Mayat bocah tersebut diduga terbawa oleh arus air yang sedang deras-derasnya di kali Ciliwung akibat diguyur hujan hingga akhirnya terbawa ke perairan Kepulauan Seribu.

Mendapatkan laporan adanya penemuan sesosok mayat yang mengambang di perairan pulau Pari, Kepulauan Seribu petugas kepolisian dan basarnas langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian mengevakuasi jasad tersebut ke Mapolres Kepulauan Seribu dengan menggunakan kapal melalui dermaga Marina Ancol.

Pihak  kepolisian Polres Kepulauan Seribu kemudian berkoordinasi dengan pihak Polsek Jatinegara yang sebelumnya menerima laporan warga terkait adanya balita yang hilang terbawa arus kali Ciliwung, Kebon Pala, Jakarta Timur yang memiliki ciri-ciri mirip dengan jasad yang ditemukan yakni bocah lelaki berusia tiga tahun, menggunakan kaos berwarna kuning dan hanya menggunakan pampers atau popok.

Petugas juga meminta pihak pelapor mendatangi mapolres untuk memastikan jenazah tersebut merupakan keluarganya yang tenggelam.

Menurut Kabagops Polres Kepulauan Seribu, AKP Zaroni, pihak keluarga sudah membenarkan jika jasad itu merupakan Faruq yang tenggelam di aliran kali Ciliwung pada hari Senin lalu. Meski identitas jasad balita tersebut sudah diketahui, namun pihak kepolisian tetap membawa jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk kepentingan visum.


Bagikan Artikel ini ke