Berita DKI Jakarta

647



TVRI Jakarta - Bank Sampah Durian RT 03, RW 08 Kelurahan Kebagusan diresmikan pada hari pahlawan tanggal 10 November 2019. Awalnya, jumlah nasabah hanya sekitar 20 orang dengan 6 orang pengelola.

Setelah hampir 10 bulan, kini jumlah nasabah di Bank Sampah Durian mencapai 111 nasabah. Setiap hari Minggu sampah ditimbang dan dijemput oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan. Sedangkan untuk penarikan uang tunai dari hasil sampah dapat diambil dengan kesepakatan bersama dan sudah berjalan selama satu bulan dan diambil satu minggu sekali pada hari Rabu.

Sekretaris Lurah Kelurahan Kebagusan, Mohamad Yohan menjelaskan untuk hitungan setiap samah yang akan ditimbang tergantung dari kategori yang diserahkan oleh nasabah.

“beda-beda hitungannya, misal botol plastic, 1 kilonya 2000 rupiah,” ujarnya.

Pengelola yang diantaranya Ketua Bank Sampah,Widya juga sekaligus Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Kebagusan membuat uang kas yang sudah lebih dari tujuh juta rupiah selama satu bulan.

Pada bulan April dikarenakan pandemic COVID19, tabungan nasabah sudah dibagikan terlebih dahulu. Hasilnya terdapat nasabah yang berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta rupiah selama 6 bulan.

Kini, setelah dibangun Pos Siskamling yang baru, maka pos yang selama ini digunakan untuk menimbang sampah akhirnya dijadikan Sekretariat Bank Sampah Durian RT 03/08.


Bagikan Artikel ini ke