Berita DKI Jakarta

273



JAKARTA - Tim Gubernur untuk percepatan Pembangunan (TGUPP) kini tengah menjadi sorotan publik pasca bergabungnya Kelik ke dalam tim tersebut setelah pengunduran dirinya dari jabatan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Kinerja Kelik masih di bawah rata-rata dan dainggap tidak dapat memenuhi kegiatan strategis daerah sesuai perjanjian kinerja. Kelik kemudian memilih mengundurkan diri dan mencoba bergabung TGUPP. Selain Kelik, ada iga PNS yang sudah bergabung ke TGUPP. Mereka adalah mantan Kepala Biro Umum; Firmansyah, mantan Kepala Biro Administrasi; Lutfi Arifin serta mantan Wakil Kepala Pajak dan Retribusi Daerah; Yuandi Bayak Miko.

Menyoroti hal ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kahidir langsung menepis adanya anggapan TGUPP berisi orang buangan. Chaidir menjelaskan TGUPP justru berisi orang ahli yang pernah menjabat Eselon I. Mereka lebih mengetahui historia perkembangan dinamika pemprov DKI Jakarta.

“dan perlu saya luruskan juga Tim TGUPP ini bukan orang-orang sembarang, rata-rata ya banyak orang yang cerdas dan memang ahli di bidangnya sesuai yang diharapkan. Orang yang bekas menjabat itu justru jadi penasehat. Karena orang ex-pejabat itu kan rata-rata ex-eselon I di lingkungan DKI” ungkap Chaidir (28/02/20).


Bagikan Artikel ini ke