Berita DKI Jakarta

145



TVRI JAKARTA - Demi mengantisipasi penularan covid-19 yang terus meningkat cepat serta mengikuti peraturan pemerintah dalam penerapan pembatasan sosial bersekala besar, sejak tanggal 12 april hingga 31 mei 2020 PT Railink kereta bandara Soekarno-Hatta tujuan Manggarai akan berhenti beroperasi sementara, bagi penumpang yang telah membeli tiket bisa melakukan pengembalian tiket 100 persen dengan bukti tiket dan transaksi melalui email PT Railink.

Dalam mengantisipasi penularan covid-19 yang terus meningkat serta mengikuti peraturan pemerintah dalam menerapkan pembatasan sosial berskala besar, pihak PT Railink mulai melakukan pemberhentian operasional sementara bagi kereta Bandara Soekarno-Hatta menuju Manggarai.

Pemberlakuan pemberhentian sementara ini dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran virus covid19 pada moda transportasi yang akan dilakukan PT Railink.

Sosialisasi pemberhentian sementara pada kereta bandara ini telah dilakukan kepada pengguna transportasi kereta di setiap stasiun, oleh PT Railink sejak 10 April lalu.

Ulfa, salah satu pengguna moda transportasi kereta bandara mengatakan sosialisasi pemberhentian sementara kereta bandara sudah dia ketahui, meski mengaku kecewa sebagai pengguna rutin, dirinya akan mengikuti kebijakan ini sebagai bentuk memutus pencegahan virus corona yang semakin hari terus meningkat.

Sementara menurut kepala humas PT Railink diah suryandari mengatakan mulai tanggal 12 April 2020 hingga 31 Mei 2020 PT Railink akan melakukan pemberhentian operasional, hal ini sebagai antisipasi penyebaran covid-19 serta mendukung penerapan pembatasan sosial berskala besar di Jakarta.

Nantinya jika para pengguna jasa kereta bandara sudah membeli atau memiliki tiket bisa dikembalikan secara penuh atau seratus persen dengan menunjukkan tiket dan bukti transaksi pembayaran melalui email PT Railink.

Diketahui selama masa pandemic virus covid-19, rata rata volume penumpang kereta bandara pada bulan Maret hingga bulan April mengalami penurunan sebesar empat puluh lima persen dibanding pada bulan Februari 2020.


Bagikan Artikel ini ke