Berita DKI Jakarta

216



TVRI JAKARTA - Jaringan dan kuota internet masih tetap menjadi kendala siswa di Kabupaten Lebak, Banten, untuk mengikuti proses belajar online atau daring selama COVID19 ini. Seperti yang dilakukan para siswa di Desa Lebak Parahiyang, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten, siswa ini mendatangi kantor desa demi belajar secara daring atau online. Setelah pihak desa memberikan fasilitas wifi gratis untuk para siswa yang kesulitan mengikuti proses belajar daring.   

Belajar di teras kantor desa terpaksa mereka lakukan setelah berbagai kendala mereka hadapi saat mengikuti pembelajaran daring. Mulai akses jaringan internet yang buruk sampai dengan keterbatasan kuota internet . Beruntung pihak desa memberikan fasilitas wifi gratis untuk para siswa yang kesulitan mengikuti proses belajar daring. sehingga para siswa ini dapat mengikuti semua proses belajar daring tanpa harus memikirkan jaringan dan kuota internet.      

Salah satu siswa, Khoila Anazwir mengatakan, belajar di kantor desa dilakukan karena terkendala jaringan internet yang buruk dan juga kehabisan kuota internet.

“kuota kadang lemot dan mendadak habis jadi ini sangat membantu,”ujarnya.

Sementara Kepala Desa Lebak Parahiayang, Aat Suangsing mengatakan, pihak desa sengaja menyedikan fasilitas wifi gratis untuk membantu para siswa mengikuti pembelajran daring. Selain itu dengan adanya wifi gratis ini, diharapkan dapat sedikit meringan beban orang tua siswa membeli kouta internet.

“mudah-mudahakn mereka bisa terbantu dengan adanya ini. Mungkin banyak yang kesulitan membeli pulsa dan alhamdulilah anak-anak belajar disini dan kami juga setiap waktu mengecek takut ada yang main dan semuanya terkontrol dan terbantu,” ujar Aat Suangsing.

Selama proses belajar para siswa ini wajib mengikuti anjuran pemerintah dengan mentaati protokol kesehatan. Para siswa terlebih dahulu harus mencuci tangan saat tiba di Kantor Desa , menggunkan masker dan selalu menjaga jarak.


Bagikan Artikel ini ke