Kegiatan Nasional

1609



Jakarta, (13/9/2019) – Guna meningkatkan penyebarluasan pesan konservasi dan keberlanjutan, juga mengintensifkan upaya penyadartahuan publik mengenai pentingnya keanekaragaman hayati melalui program edukasi, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) dan WWF-Indonesia melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman di Gedung TVRI Pusat, Senayan Jakarta.

Penandatangan ini dilakukan oleh Direktur Utama LPP TVRI Helmy Yahya dan CEO WWF-Indonesia Rizal Malik, turut disaksikan oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan WWF-Indonesia Alexander Rusli berikut jajaran direksi LPP TVRI dan WWF-Indonesia.

Rizal Malik, CEO WWF-Indonesia menyampaikan apresiasinya. “WWF-Indonesia memulai kerja konservasi sejak tahun 1962. Cukup banyak tantangan dalam mewujudkan pembangunan Indonesia yang adil dan berkelanjutan; yaitu pembangunan yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi dan ekologi sekaligus. Oleh karenanya, menjalin kemitraan dengan salah satu media penyiaran terkuat dengan jaringan terluas di negeri ini adalah langkah strategis untuk melahirkan inovasi dalam menjawab tantangan-tantangan tersebut. Harapan kami, LPP TVRI akan selalu menjadi media pemersatu bangsa dalam menyampaikan pesan edukasi dan penyadartahuan tentang pentingnya konservasi yang dilakukan bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Rizal.

Dalam kemitraan yang akan dilakukan selama dua tahun ini (2019 - 2021), LPP TVRI dan WWFIndonesia bersepakat untuk melakukan program dan kegiatan bersama dalam menyampaikan pesan konservasi keanekaragaman hayati, lingkungan hidup, dan pembangunan berkelanjutan Indonesia melalui strategi komunikasi, kampanye publik, dan edukasi. Tidak hanya dalam format program televisi, namun juga melalui ragam kegiatan lain yang melibatkan pemerintah, lembaga, sektor swasta dan masyarakat.

“LPP TVRI menyadari bahwa kerja konservasi merupakan tanggung jawab semua pihak. Dengan keberadaan 29 stasiun penyiaran daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami optimis bahwa kemitraan ini akan membawa kebermanfaatan bagi upaya mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Sebagai bentuk komitmen LPP TVRI, Nota Kesepahaman ini kami konkritkan dalam bentuk program kerja bersama dalam rangka memperingati Hari Badak Sedunia yang akan diperingati pada 22 September 2019 mendatang. Rencana kerja selanjutnya sedang kami susun dan proses pemantapan bersama dengan tim WWFIndonesia,” tutur Helmy Yahya, Direktur Utama LPP TVRI.

 


Bagikan Artikel ini ke