Berita DKI Jakarta

279



TVRI JAKARTA - Lima pegawainya positif COVID19, pelayanan di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat dibatasi. Selain pembatasan pelayanan, satuan tugas COVID19 Kecamatan Kebon Jeruk juga melakukan tes swab massal terhadap 230 tenaga medis dan juga pegawai yang bekerja di puskesmas. Sambil menunggu hasil, para pegawai dan juga tenaga medis dirumahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Pembatasan pelayanan yang diberlakukan sejak Jumat lalu membuat puskesmas yang terakreditasi paripurna ini sepi aktivitas. Pembatasan pelayanan di puskesmas ini hanya diberlakukan untuk penyakit khusus seperti poli jantung dan gigi. Sedangkan untuk pelayanan di poli umum tidak dibuka.

Selain itu, guna meminimalisir penyebaran virus, sebanyak 230 pegawai dan tenaga medis dilakukan tes swab massal pada Kamis lalu.

Sterilisasi puskesmas ini akan dilakukan selama 5 hari. Selama proses sterilisasi, pihak satuan tugas covid 19 dibantu pemadam kebakaran jakarta barat akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

“ini bentuknya 4 lantai ruangannya banyak, maka selama 4 hari akan disterilisasi dan seluruh pegawai dan tenaga medis yang melakukan swab test isolasi mandiri,” Saumun, Camat Kebon Jeruk.

Sambil menunggu hasil, para pegawai dan tenaga medis dirumahkan sementara untuk menjalani isolasi mandiri.


Bagikan Artikel ini ke