Berita DKI Jakarta

511



JAKARTA, TVRI JAKARTA – Direktur utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan mitigasi banjir jadi tantangan utama saat proses kontruksi MRT fase II.

Direktur utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan konstruksi fase II lebih rumit dari fase I karena seluruh pembangunan di bawah tanah dan di beberapa titik akan dibangun di bawah sungai Ciliwung serta adanya struktur tanah yang lunak di Jakarta Utara. Mitigasi banjir jadi tantangan utama saat proses konstruksi MRT fase II.

Apalagi lokasi proyek berada di area ring 1, PT MRT Jakarta selalau mengedepankan keamanan untuk masyarakat khususnya warga Jakarta. Sehubungan dengan hal tersebut PT MRT Jakarta akan menggunakan sistem perencanaan pembangunan dengan sistem pengamanan tinggi khususnya pada saat pengerjaan konstruksi stasiun Thamrin dan stasiun Monas, katanya. Mitigasi bencana struktur MRT fase 2 sudah dipertimbangkan mitigasinya seperti banjir, kebakaran, dan gempa bumi. Hal teknis yang dilakukan adalah ketinggian elevasi entrance stasiun akan disesuaikan berdasarkan kajian hidrologi dengan periode banjir 2020 tahunan. Kemudian direncanakan dilengkapi dengan “Flood Protection Panel” setinggi 70 cm untuk menjaga dari banjir akibat drainase kota.

                                                                                   


Bagikan Artikel ini ke