Berita DKI Jakarta

361



TRI JAKARTA -  Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan bahwa penetapan peserta didik harus berada dalam zona wilayah yang telah di tetapkan perturan yang berlaku. Jika pendaptaran berdasar zonasi melebihi kapasitas sekolah maka penentuan berdasarkan usia, urutan sekolah dan waktu mendaftar.

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta menuai berbagai reaksi karena anggapan adanya prioritas bagi siswa yang berusia lebih tua. Dengan mekanisme jalur zonasi, ada yang menilai bahwa seharusnya seleksi dilakukan berdasarkan jarak. Namun Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menegaskan, PPDB DKI tetap akan memakai seleksi umur.

Nahdiana menjelaskan, tempat tinggal atau domisili calon peserta didik harus berada dalam zona yang telah ditetapkan pada Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor 506 Tahun 2020 tentang Penetapan Zonasi Sekolah untuk Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020,2021.

Jika jumlah pendaftar PPDB jalur zonasi melebihi daya tampung, maka selanjutnya dilakukan seleksi berdasarkan usia, urutan pilihan sekolah, dan waktu mendaftar. Kadisdik DKI, Nahdiana juga meyakini bahwa dalam petunjuk teknis (juknis) yang sudah ditetapkan Disdik DKI tahun ini telah sesuai dengan keperluan.


Bagikan Artikel ini ke