Berita DKI Jakarta

169



TVRI JAKARTA - Pemprov Jakarta resmi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total mulai hari ini, Senin (14,9,2020). Pengemudi angkutan daring seperti ojek online tetap dibolehkan beroperasi mengangkut barang maupun penumpang.

Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 156 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan PSBB Bidang Transportasi mengatur tentang operasional ojol. Dalam SK itu ojol wajib menjaga jarak dan tidak berkerumun lebih dari lima orang.

"Ojek online dan ojek pangkalan diperbolehkan mengangkut penumpang tetapi tidak boleh berkerumun lebih dari lima orang dan menjaga jarak parkir kendaraan bermotor minimal dua meter saat menunggu penumpang," bunyi kutipan SK tersebut, Senin (14/9/2020).

SK yang ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo itu meminta perusahaan aplikasi wajib menerapkan teknologi informasi geo fencing. Tujuannya agar pengemudi ojol yang tidak menaati aturan itu tak mendapat pesanan perjalanan penumpang.

Apabila pengemudi dan perusahaan aplikasi melanggar aturan tersebut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melarang kegiatan mengangkut penumpang. Pelarangan akan berlaku selama tiga hari bagi pengemudi dan pengusaha.

"Dilarang selama tiga hari apabila pengemudi dan pengusaha aplikasi tidak mematuhi peraturan tersebut," ujar Syafrin.


Bagikan Artikel ini ke