Berita DKI Jakarta

87



TVRI JAKARTA - Dampak wabah virus covid19 sangat dirasakan bagi seluruh masyarakat, tak terkecuali dengan para kusir delman yang tak dapat mengais rejeki, lantaran ditutupnya sejumlah lokasi wisata tempat biasa mereka mangkal. akibatnya, mereka tidak dapat merawat dan memberi makan kudanya, hingga terlihat sangat kurus bahkan sakit.

Beginilah kondisi sebelas ekor kuda yang berada di Kolong Tol Wiyoto Wiyono, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang kondisinya terlihat sangat memprihatinkan, lantaran tubuh hewan penarik delman ini terlihat kurus, bahkan tulang tubuhnya terlihat menonjol terbalut kulit yang tampak kusam dan kotor.

Hal ini lantaran sang kusir delman tak lagi sanggup untuk memberi makan dan merawat kuda-kudanya, lantaran tak memiliki biaya setelah hilangnya mata pencaharian, karena tidak ada lagi warga yang mau menaiki delmannya, terutama pasca ditutupnya sejumlah lokasi wisata yang biasa dijadikan tempat mangkal mereka, pada masa pembatasan sosial berskala besar seperti saat ini.

Meski sudah mendapat bantuan dari suku dinas ketahanan pangan kelautan dan pertanian, berupa pakan ternak sebanyak 35 kilogram per dua ekor kuda, namun bantuan itu hanya bisa mencukupi untuk makan kudanya selama satu minggu saja. sementara penerapan psbb yang sudah berlangsung hampir selama dua bulan, masih diberlakukan hingga saat ini.


Bagikan Artikel ini ke