Berita DKI Jakarta

440



TANGERANG SELATAN, TVRI JAKARTA -  Tim Gabungan masih terus bekerja mengumpulkan tanah yang terpapar radiasi untuk dimasukan ke dalam drum yang nantinya dibawa ke pusat teknologi limbah radio aktif milik Batan untuk diperiksa. Berdasarkan informasi, kadar radiasi di area sudah mengalami penuruan hingga 90%. Namun tim masih terus melakukan pemriksaan kadar atau mapping di sekitar area untuk memastikan area tersebut telah bersih dari paparan.

Petugas mengatakan hasil pemerikasaan sebanyak warga perumahan melalui Whole Body Counting(WBC) belum bisa diumumkan karena masih menunggu finalisasi dari pihak Bapeten.

“Proses clean up sudah menghasilkan 31 drum dan masih dilanjutkan beberapa titik yang masih disisir kembali supaya bersih lagi. Kemudian dari WBC saya baru dapat info bahwa hasil WBC sedang difinalisasai di laboraturium dan butuh waktu, secepatnya kalo memang sudah selsesai nanti diserahkan ke bapeten” papar Indra Gunawan, Kepala Biro Hukum, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Bapeten (19/02/20).

Petugas pun telah melakukan pengerukan di area tanah sedalam 80cm dari rencana awal sedalam 1 meter. Rencananya proses pembersihan area tanah ini akan dilakukan selama 20 hari. Namun jika sebelum waktu itu area terpapar radiasi sudah dinyatakan bersih maka proses pembersihan akan dihentikan. (BS)


Bagikan Artikel ini ke