Pedagang Daging Mogok Berjualan, Daging Langka

TVRI Jakarta

24 - Jan - 2021 19:55

Berita - DKI Jakarta

Berita

Ratusan pedagang daging sapi dan kerbau di Pasar Induk Rau, Kota Serang yang tergabung dalam gabungan pengusaha dan pedagang daging provinsi Banten melakukan aksi mogok berjualan secara massal hingga selasa 26 Januari pekan depan.

Hari ini tidak ada aktivitas para pedagang daging sapi dan kerbau di los lapak blok j Pasar Induk Rau, Kota Serang. Los lapak penjualan daging sepi yang ada hanya aktivitas pedagang daging kambing banyak warga yang biasa membeli daging sapi dan kerbau untuk kebutuhan rumah makan bakso dan lain- lain pun kesulitan untuk mencari pasokan daging.

Aksi mogok berjualan dipicu akibat tingginya harga jual bobot sapi hidup di tingkat feedlot yang mencapai 48.500 rupiah per kilogram lebih tinggi dari harga normal 43.000 rupiah.  Akibatnya harga daging sapi segar mencapai 130 ribu rupiah per kilo dan membuat pedagang kesulitan menjual daging.

Aksi mogok berjualan secara massal sebagai bentuk protes kepada pemerintah agar pemerintah bertindak mencari solusi bisa menekan harga bobot sapi hidup yang mencekik pedagang. Pihak pedagang keberatan pemerintah yang menetapkan harga eceran tertingi daging Rp130.000 karena kebutuhan sapi tidak langka.

Selama aksi mogok berjualan pihak pedagang daging berusaha akan menemui anggota DPRD Provinsi Banten untuk mengadukan tingginya harga bobot sapi hidup dan mendesak pemerintah cepat mengatasi tingginya harga.

Terbaru dari Instagram