Pelantikan Sekda DKI Marullah

TVRI Jakarta

19 - Jan - 2021 17:31

Berita - DKI Jakarta

Berita

TVRI Jakarta - Marullah Matali resmi dilantik sebagai sekretaris daerah, sekda DKI Jakarta, Senin sore , menggantikan Saefullah yang meninggal dunia.

Sebagai sekda terpilih, Marullah Matali diminta untuk menyelesaikan masalah kesehatan dan ekonomi ibukota yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Sejumlah karangan bunga ucapan selamat atas dilantiknya Marullah Matali sebagai sekretaris daerah, sekda DKI Jakarta mulai berjajar di halaman balaikota DKI Jakarta.

Walikota Jakarta selatan ini terpilih sebagai sekda menggantikan Saefullah yang meninggal dunia. Pelantikan sekretaris daerah terpilih dipimpin langsung gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di balai kota Jakarta, secara tertutup sesuai protokol kesehatan COVID-19.

Sebagai pejabat baru di sekretariat daerah, Marullah Matali pun langsung diminta untuk menyelesaikan masalah kesehatan dan ekonomi yang saat terkena dampak pandemi COVID-19.

Usai dilantik, Marullah menyambut baik amanat yang diutarakan gubernur dan siap menuntaskan segala kendala dalam menjalankan visi misi Gubernur saat masa COVID-19.

“Saya ini kan staf Gubernur, saya tidak bisa melakukan apa-apa kecuali perintah pak Gubernur," kata dia.

"Jadi yang akan saya lakukan adalah perintah pak Gubernur yang terkait dengan Pemprov DKI Jakarta, itu yang akan saya lakukan," tambahnya menjelaskan.

Sementara Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria berharap kinerja Pemprov DKI Jakarta akan lebih baik dengan kehadiran sekda definitif.

Kami, Pak Gubernur, saya, dan jajaran menunggu sejak kemarin dan sudah disampaikan beberapa waktu lalu, saya dan pemerintah pusat melalui tim TPA yang dipimpin Pak Jokowi sudah memutuskan bahwa Pak Marullah Matali sebagai Sekda DKI. Kami akan menerima apa pun keputusan dari pemerintah pusat dan memastikan proses dan kinerja, program-program kedepan bersama Gubernur dan Sekda berjalan baik. InsyaAllah bisa lebih baik lagi," terangnya.

Marullah Matali terpilih sebagai Sekda setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi terbuka. Dalam seleksi terakhir namanya diserahkan Pemprov DKI ke presiden bersama dua nama calon pesaingnya, yakni asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Keuangan Sri Haryati, Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, untuk dipilih secara langsung oleh pemerintah pusat.

Terbaru dari Instagram