Berita DKI Jakarta

82



TVRI JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat dalam menangani merebaknya virus covid-19 yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Usai rapat koordinasi yang berlangsung tertutup dengan Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengaku ada 17 warganya yang masuk kategori pemantauan, sedangkan 1 orang dalam pengawasan.

Menurut keterangan Destriyana Dinardiyanti, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, untuk para penumpang dari dan tujuan negara terdampak virus corona melalui bandara, pasien yang dikirim dari kantor kesehatan pelabuhan dan bandara ke dinas kesehatan setempat dengan diberikan tanda kartu oleh petugas harus dipantau maupun dalam pengawasan, untuk pasien yang diberi tanda kartu bisa memeriksa kesehatan melalui puskesmas atau rumah sakit, untuk pasien yang dalam status pengawasan pihaknya akan turun langsung ke rumah pasien.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Kab. Tangerang, Naniek Isnaini, menyediakan tujuh ruangan isolasi dan ada beberapa ruangan yang masih dalam perbaikan untuk pasien yang terdampak virus corona, pihaknya sudah menangani tujuh pasien yang berstatus pemantauan, yang datang dari luar negeri. 

“sarana dan prasarana, juga SDM kita cek kembali. SDM kita sudah melaksankan pelatihan internal dengan simulasi juga”tambahnya (07/03/20)

Sebanyak 18 warga kabupaten yang masih dalam pemantauan oleh pihak dinas kesehatan, namun satu orang diantaranya yang dalam pengawasan sudah dipulangkan setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sulanti Saroso, Jakarta dan hasilnya negatif. (BS)


Bagikan Artikel ini ke