Berita DKI Jakarta

310



TVRI JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah Rumah Sakit rujukan COVID19. Rencananya  akan ada penambahan sebelas rumah sakit yang menerima pasien COVID19 di Ibu Kota. Sebanyak sebelas rumah sakit yang akan menjadi rujukan penanganan COVID19 ini, terdiri dari yang dikelola swasta, militer, hingga BUMN.

Dengan tambahan sebelas rumah sakit tersebut, maka akan ada tambahan 85 kamar ICU dan 286 ruang isolasi. Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, saat ini pemprov DKI memiliki 513 tempat tidur di intensive care unit atau ICU dan 4.054 tempat tidur ruang isolasi. Namun ditargetkan akan ditambah sehingga menjadi 4.800 tempat di ruang isolasi dan 650 tempat di ruang ICU.

Dengan demikian, saat ini DKI kurang 137 kamar ICU dan 746 ruang isolasi. Dari RSUD seluruh Jakarta, diperkirakan ada penambahan 357 kasur ICU dan isolasi. Selain itu RS Pertamina dan Siloam Mampang akan menambah 115 tempat tidur.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, jumlah rujukan RS masih dalam perhitungan dan jumlahnya masih bisa berubah. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyebutkan, pihaknya akan melakukan pemetaan untuk memperkuat jejaring penanganan pasien COVID19.  

Sehingga diharapkan warga yang terkonfirmasi positif COVID19, untuk tidak melakukan isolasi mandiri lagi di rumahnya, melainkan harus melakukan isolasi di rumah sakit yang telah di sediakan oleh Pemprov DKI Jakarta guna mencegah terjadinya penularan COVID19 di klaster rumah tangga.


Bagikan Artikel ini ke