Berita DKI Jakarta

204



JAKARTA, TVRI JAKARTA – Olahraga pencaksilat merupakan salah satu seni bela diri khas Indonesia. Hingga kini seni bela diri ini terus digemari dan dicintai oleh para kaum milenial perkotaan. Bahkan di salah satu sekolah SMK Negeri di Jakarta pencaksilat sebagai kegiatan ekstrakulikuler.

Di era modernisasi saat ini, olahraga pencak silat sebagai sebuah seni bela diri khas nusantara dan juga warisan budaya nenek moyang yang melegenda yang hingga kini masi dicintai dan menjadi salah satu pilihan milenial perkotaan. Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang telah ada sejak zaman dahulu. Olahraga ini tak hanya terkenal di tanah air dan beberapa negara di Asia Tenggara saja tapi juga kini dikenal luas di seluruh dunia, mulai dari benua Eropa, Amerika, hingga Australia. Yang membuat pencak silat istimewa adalah seni bela diri ini menggunakan gerakan-gerakan yang mirip seperti tarian dalam pertarungan.

Tentunya tidak mudah untuk menguasai bela diri pencak silat. Teknik dasar pencak silat yang wajib di kuasai pertama adalah kuda-kuda. Kuda-kuda merupakan sebuah sikap menapakkan kaki yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan saat akan menyerang ataupun bertahan, selain itu ada teknik arah, teknik tendangan, teknik pukulan, dan teknik tangkisan.

Pencak silat sendiri terdiri dari dua kategori pertama yakni kategori tanding yakni pencaksilat yang menampilkan dua orang pesilat dari dua kubu berbeda dan saling berhadapan. Dalam pertandingan kategori tanding, pesilat saling berhadapan menggunakan unsur pembelaan dan serangan pencak silat, yaitu  menangkis, mengelak, mengenakan sasaran, dan menjatuhkan lawan. Sedangkan pada pencak silat seni lebih menghafal gerakan dan teknik dan biasanya diiringi oleh musik.

Karena mencintai seni bela diri ini para siswa SMK Negeri 19 Jakarta yang telah belajar pencak silat sejak SMP dan sering menjuarai berbagai pertandingan. Di sekolah ini juga pencak silat sebagai kegiatan ekstrakulikuler. “pertama-tama saya cinta budaya Indonesia salah satunya di bela dirinya pencak silat, pengen lestariin budaya Indonesia lewat gerakan pencak silat” ujar Muhammad Sukur, Pecinta Seni Bela Diri Pencak Silat (14/02/20). (BS)


Bagikan Artikel ini ke