Berita DKI Jakarta

82



TVRI JAKARTA - Walaupun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, atau RPTRA, masih ditutup untuk umum, sejak pemberlakuan PSBB di DKI Jakarta. Namun pihak pengelola mulai bersiap menerapkan protokol new normal di lingkungan RPTRA, sebagai antisipasi bila RPTRA nantinya dibuka kembali.

Hampir tiga bulan, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, atau RPTRA, di DKI Jakarta ditutup untuk umum. Hal ini dikarenakan RPTRA menjadi salah satu tempat masyarakat untuk berkerumun. Selain itu anak-anak sebagai pengguna utama fasilitas RPTRA tergolong dalam kelompok masyarakat yang rentan terpapar COVID19. Sebelumnya RPTRA direncanakan kembali dibuka pada 13 Juni 2020.

Namun Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, selaku Sekretaris Pembina RPTRA memberikan surat edaran bahwa rencana pembukaan ditunda, demi keamanan masyarakat. Walaupun belum ada kepastian kapan RPTRA akan kembali dibuka, pengelola RPTRA Baung sudah mulai mempersiapkan protokol kesehatan di masa normal baru, yang nantinya akan diterapkan bila RPTRA kembali dibuka untuk umum.

Pengelola RPTRA tetap senantiasa mengontrol kondisi, sambil berpatroli, dan menjaga kebersihan rptra. selain itu secara berkala dilakukan penyemprotan disinfektan untuk mengurangi resiko penyebaran COVID19.


Bagikan Artikel ini ke