Berita DKI Jakarta

751



Tim Subdit penegakan hukum Polairud Polda Banten berhasil menggagalkan upaya penjualan benih lobster ilegal yang dilakukan oleh dua orang pelaku warga Cikeusik kabupaten Pandeglang Banten. Kedua orang pelaku berinisial MY dan CH yang berprofesi sebagai pengusaha ini berhasil diamankan lantaran kedapatan sedang menyelundupkan benih lobster yang hendak dijual ke daerah Sukabumi Jawa barat.

Menurut keterangan yang diperoleh dari para tersangka sebanyak 24.000 benih lobster diperoleh dari para nelayan di pantai Binuangeun. Selain mengamankan ke dua orang tersangka dan satu unit kendaraan roda dua polisi juga mengamankan 16.000 ekor benih lobster jenis pasir dan 8.000 ekor jenis mutiara sebanyak dengan total 24.000 ekor.

Wakil Direktur Poalirud Polda Banten, AKBP Abdul Majid mengatakan diamankannya kedua pelaku ini lantaran mereka tidak memiliki izin perkarantinaan ikan untuk penjualan benih lobster mereka juga menjual benih lobster sebesar Rp 250.000 perekornya.

Sementara itu para tersangka kini dijerat dengan pasal 92 juncto pasal 26 Undang-Undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara dan atau denda 1,5 miliar rupiah. Selanjutnya 24.000 benih lobster tersebut akan dilepas liarkan kembali ke alam laut.


Bagikan Artikel ini ke