Berita DKI Jakarta

110



TVR JAKARTA - Tim gabungan dari puslabfor, inafis dan penyidik Polda Metro Jaya serta Polres Metro Jakarta Timur, menggelar olah tempat kejadian  perkara pasca penyerangan kantor polsek Ciracas, Jakarta Timur yang terjadi dini hari tadi.

Sisa-sisa tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal saat menyerang kantor Polsek Ciracas, di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, dini hari tadi, masih tersisa di lokasi kejadian, pada Sabtu pagi.

Empat kendaraan, dua diantaranya kendaraan operasional, dirusak dan dibakar para pelaku. 

Bahkan, kaca kantor Polsek Ciracas pecah terkena lemparan batu, sementara pagar kantor tak luput dirusak. Tim gabungan dari laboratorium forensik, inafis dan penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur, Sabtu pagi menggelar olah tempat kejadian perkara.

Jejak-jejak pelaku ditelusuri, termasuk mengambil sampel pada kendaraan yang dibakar pelaku.

Olah TKP dilakukan petugas untuk mencari bukti petunjuk, sementara sampel pada sisa mobil yang dibakar akan diuji ke laboratorium forensik Polri. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, yang ditemui di Polsek Ciracas, Sabtu pagi, mengatakan, insiden ini juga melukai dua anggota kepolisian yang dianiaya para pelaku saat sedang berpatroli.

Kedua korban kini masih dirawat di rumah sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Sejauh ini, Yusri mengaku belum mengetahui siapa para pelaku dan motif penyerangan. 

“Ada 100 orang tidak dikenal yang datang dan melakukan perusakan di Mapolsek Ciracas. Saat ini anggota yang terluka sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati," kata Yusri.

Seperti diketahui pada dini hari tadi, sekelompok orang tak dikenal melempari kantor Polsek Ciracas, dan merusak serta membakar empat kendaraan yang terparkir.

Belum diketahui motif penyerangan, namun dari informasi yang berkembang, insiden ini merupakan buntut dari peristiwa pengeroyokan di Kawasan Arundina, Ciracas, Jakarta Timur


Bagikan Artikel ini ke