Kegiatan Nasional

1239



Jakarta (27/09/2019) Tahun ini kembali Direktorat Pengembangan dan Usaha LPP TVRI melaksanakan Rapat Kerja Nasional untuk seluruh stasiun penyiaran di Indonesia. Jakarta menjadi lokasi diadakannya Rakernas kali ini. Ada 28 Stasiun yang hadir dalam Rapat Kerja Nasional tahun ini. 

Rakernas diadakan selama 4 hari, mulai dari 25 - 27 September 2019, acara berlangsung padat karena hampir setiap hari kegiatan diisi dengan materi dari Ketua Dewan Pengawas, seluruh Direksi, serta beberapa narasumber. Kegiatan Rakernas kali Dalam rangka evaluasi capaian target PNBP 2019 dan mendapatkan masukan untuk revisi PP  Nomor 33 Tahun 2017 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP serta mensinergikan kegiatan Pengembangan dan Usaha di Kantor Pusat dan Stasiun Penyiaran.

Direktur Pengembangan dan Usaha, Rini Padmirehatta juga memberikan apresiasi kepada 5 daerah atas kinerja dan pencapaian PNBP mereka selama semester ini. Lima daerah tersebut yaitu Kalimantan Selatan, Jambi, Riau, NTT dan Kalimantan Tengah. Direktur Pengembangan dan Usaha mengharapkan dan menyemangati seluruh daerah lainnya juga tak kalah semangat dalam mencapai target mereka.

Direktur Utama, Helmy Yahya turut serta mengisi materi Capacity Building, dengan judulnya "How to Speak, Think & Work like a Professional" materi ini sangat diperlukan para pelaku Pengembangan dan Usaha (PU) bagaimana cara mereka mengolah diri untuk menjadi seorang marketing yang baik dan berhasil sehingga target bisa tercapai. Khususnya para peserta daerah yang membutuhkan motivasi dan dorongan positif untuk bekal mereka di stasiun penyiaran masing-masing.

Pemaparan-pemaparan dari Ketua Dewan Pengawas juga Direksi lainnya pun  tak kalah menariknya untuk menambah motivasi untuk seluruh peserta, seperti Direktur teknik, Direktur Keuangan, Direktur Program & Berita, Direktur Umum semua memberikan pencerahan serta masukkan-masukkan terbaik bagi para pelaku Pengembangan dan Usaha (PU). Seluruh peserta berkesempatan menyampaikan aspirasi maupun pertanyaan-pertanyaan terkait permasalahan mereka di daerah masing-masing.


Bagikan Artikel ini ke