Berita DKI Jakarta

501



TVRI Jakarta - Badan pembentukan peraturan daerah atau Bapemperda DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta telah selesai membahas  Raperda penanggulangan virus corona atau Covid-19. Dalam Raperda itu membuat sanksi denda dan pidana kurungan bagi warga yang menolak dilakukan test Covid-19.

Anggota Bapemperda DPRD DKI Judistira Hermawan mengungkapkan orang yang menolak untuk di tes Covid-19 dapat di kenai denda maksimal sebesar 5 juta rupiah atau kurungan maksimal selama 6 bulan.

"Ada beberapa hal yang kita atur misalnya orang uang menghindar atau menolak untuk dilakukan pemeriksaan baik rapid maupun PCR itu dikenakan sanksi Rp5 juta. Ini untuk membuat masyarakat bisa mematuhi apa yang menjadi aturan di DKI Jakarta ini," kata Judistira

Judistira menambahkan bahwa pemberian sanksi denda itu selain memberikan efek jera, juga bertujuan agar masyarakat bisa mematuhi aturan yang ada di Jakarta. Dipastikan pula bahwa hal tersebut bukanlah bertujuan untuk mencari uang.

Seperti di ketahui saat ini raperda Covid-19 sudah di sepakati antara DPRD DKI dan Pemprov DKI Jakarta. Selanjutnya draft Raperda akan di kirim ke kemendagri untuk dievaluasi untuk kemudian masuk ke rapat paripurna.


Bagikan Artikel ini ke