Berita DKI Jakarta

681



TVRI JAKARATA - Ratusan pengemudi ojek daring atau online terima bantuan 500 paket sembako dan obat obatan dari komunitas masyarakat di Cilandak, Jakarta Selatan. Pasalnya profesi mereka dianggap sebagai salah satu yang paling terdampak secara ekonomi dan rentan terpapar virus Covid-19.

Antrian mengular terjadi saat pemberian sembako dan obat obatan yang ditujukan kepada pengemudi ojek daring atau online di Cilandak, Jakarta Selatan. Meski tetap mengindahkan jaga jarak antar orang atau physical distancing. Ratusan pengemudi ojol ini rela antre berjam jam demi mendapatkan 500 paket sembako dan obat-obatan yang telah disediakan oleh salah satu komunitas masyarakat.

Mereka mengaku terbantu atas bantuan kali ini apalagi di tengah ancaman virus Covid-19 di Indonesia. 

Hal itu dirasakan Elvira, wanita pengemudi ojol, yang tetap harus bekerja di lapangan, demi menghidupi keluarganya dirumah. “kalau dibilang takut ya takut cum harus dijalani sih, rezeki insyallah ada sih. Saya tetep pakai masker kok meski di jalan.” ujar Elvira , pengemudi ojol

Profesi ojol merupakan salah satu pekerjaan yang paling terdampak dari pandemi virus Covid-19 ini . Selain rentan terapar virus corona, karena pekerjaan mereka yang tetap mengharuskan untuk berada di lapangan. pemasukan mereka pun cenderung menurun, karena masyarakat pengguna jasa mereka, banyak yang memilih tinggal dan bekerja di rumah. (BS)


Bagikan Artikel ini ke