Berita DKI Jakarta

351



TANGERANG SELATAN, TVRI JAKARTA - Penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2020 tingkat SMA SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan sudah melebihi jumlah kuota. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten cabang Kota Tangerang Selatan, hanya mampu menampung 3492 ribu siswa, sedangkan jumlah kelulusan siswa SMP dan MTS tahun ini lebih dari 17 ribu siswa.

Ribuan siswa lulusan SMP dan MTS terancam tidak akan diterima di sekolah lanjutan atas  negeri kota tangerang selatan pada tahun ajaran 2020 ini.

Sebabnya, kuota yang disediakan dinas pendidikan dan kebudayaan Banten cabang kota Tangerang Selatan untuk penerimaan peserta didik baru tingkat SMA dan SMK Negeri, hanya berjumlah 3492 siswa.

Sedangkan jumlah siswa SMP dan MTS yang lulus di tahun ajaran ini ada sebanyak 17608 siswa, dengan demikian tidak sebanding dengan jumlah bangku sekolah negeri  yang disediakan oleh Kota Tangerang Selatan.

Terlebih, pendaftaran siswa baru untuk tingkat SMA dan SMK dengan sistem online yang sudah dimulai sejak 26 Mei hingga 27 Juni 2020 mendatang, tercatat hingga saat ini sudah ada sebanyak 9988 siswa pendaftar. 

“Pendaftaran sudah dimuaai tangal 26 Mei kemarin dan direncakanan wakatunya cukup panjang sampai tgl 27. Di hari pertamma pendaftaran antusiasme warga yang tinggi dengan jumlah yang signifikan bahkan unutk SMA jumlah pendaftarnya melampaui kuota. Jadi, kondisi covid ini tidak berpegaruh pada animo masyarakat untuk mendaftarkan anaknya di sekolah negeri,” kata Heryanto, Kepala Cabang Dindik Banten Wilayah Tangsel.

Pemerintah diharapkan memberi solusi terkait ribuan siswa yang terancam gagal tidak bisa masuk di sekolah negeri dengan menambah kuota bangku untuk SMA dan SMK Negeri. (BS)


Bagikan Artikel ini ke