Berita DKI Jakarta

163



JAKARTA, TVRI JAKARTA - Sejak dilanda nya wabah penyakit covid -19  di DKI Jakarta, stok darah di beberapa  rumah sakit abis atau kosong  dan di  Palang Merah Indonesia DKI Jakarta menjadi turun sebesar sembilan puluh  persen. Penurunan ini  sangat signifikan yang biasanya 1000 kantong darah diterima perharinya dari 600 rumah sakit swasta dan negri dan 400 dari donor sukarela yang datang ke Palang Merah Indonesia.

Penurunan tersebut mengakibatkan stok darah di beberapa rumah sakit kosong atau habis sehingga warga harus  rela datang  mendonorkan darah  untuk keluarganya yang sedang membutuhkan.

Menurut Lukman, pendonor suka rela, mengatakan, setelah mendengar pemberitauan bahwa sedang dibutuhkan golongan O, dirinya langsung datang mendonorkan darahnya ke PMI DKI Jakarta.

“ada pembertitahuan ada yang memutuhkan darah O, udah sekalian saya donor gapapa” ujar Lukman, pendonor suka rela.

Sedangkan menurut Wakil Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, dokter Ni Ken Ritchie mengatakan, bahwa stok darah di PMI DKI Jakarta, menurun secara signifikan sebesar sembilan puluh persen yang biasanya mendapatkan 1000 kantong darah tiap harinya dari 600 kantong darah dari instansi rumah sakit swasta dan negri dan 400 kantong darah dari pendonor suka rela namun saat ini hanya 100 kantong dari pendonor darah yang datang ke PMI DKI Jakarta.


Bagikan Artikel ini ke