Kegiatan BALI

391



Pandemi covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan darah dan minat masyarakat untuk mendonorkan darah. Saat ini, ketersediaan darah di PMI Provinsi Bali menipis akibat menurunnya jumlah pendonor dampak pandemi covid-19. Pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali, Agus Purwanto mengaku stok darah Palang Merah Indonesia khususnya di Provinsi Bali menurun hingga delapan puluh persen sejak pandemi. Kondisi ini terjadi akibat kekhawatiran masyarakat untuk mendatangi Unit Transfusi Darah PMI yang terletak di RSUP Sanglah Denpasar.

“Dalam masa pandemi ini terjadi penurunan jumlah stok darah yang ada di Palang Merah, sehingga kami bersama teman-teman mencoba menggalang pendonor yang mau mendonorkan darahnya untuk para pasien. Jadi dalam masa pandemi ada rasa ketakutan masyarakat untuk mendatangi Palang Merah. Jadi, kami berusaha mencari pendonor lain yang kami dapatkan dari luar”, ujar Pengurus PDDI Provinsi Bali, Agus Purwanto.

Untuk memenuhi kebutuhan darah ini, PMI dan PDDI gencar melakukan donor darah secara jemput bola di sejumlah lokasi strategis. Salah satunya TVRI Bali. PMI dan PDDI Provinsi Bali bekerja sama dengan TVRI Bali menggelar donor darah di kantor TVRI Bali yang diikuti karyawan serta mitra kerja TVRI Bali. Menurut Kepala LPP TVRI Stasiun Bali, I Ketut Leneng, kegiatan donor darah ini dilakukan untuk membantu pemenuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan darah.

“Kegiatan donor darah kali ini dilakukan untuk semangat berbagi dan membantu sesama. Mudah-mudahan memberikan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut menyumbangkan darahnya. Kita berharap juga dengan donor darah ini dapat membantu sesama yang membutuhkan”

PMI dan PDDI Provinsi Bali juga menjamin donor darah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan donor darah di PMI.

“Sebenarnya tidak ada yang perlu ditakuti saat donor darah karena kita juga melakukan protokol kesehatan yang ketat. Jadi sebelum diambil darahnya, kita harus cuci tangan dulu kemudian diperiksa oleh dokter dan seterusnya melalui prosedur yang benar”, tegas Pengurus PDDI Provinsi Bali.

Donor darah ini diikuti 36 peserta dari pegawai dan mitra kerja TVRI Bali. Salah satunya PT.Rajawali yang merupakan distributor ice cream Aice. (Cok Devi)


Bagikan Artikel ini ke