Berita DKI Jakarta

160



TVRI Jakarta - Pasien COVID 19 di kota Serang terus meningkat hingga saat ini sudah mencapai 330 pasien COVID 19. Untuk mempercepat tracing kontak, pemkot Serang melakukan uji coba mobil fastlab dari PT Delima Griya Asri yang dibawa dari Korea Selatan.  Rencananya pemkot Serang akan membeli satu unit untuk kebutuhan tracing kontak swab.

Angka COVID-19 di kota Serang terus meningkat hingga saat ini tercatat di Dinas Kesehatan mencapai 330 pasien COVID-19. Pemkot sendiri merupakan zona orange bahkan saat ini Pemkot Serang masih menginduk ke Lab Kesda Provinsi Banten untuk melakukan uji swab tracing kontak. Untuk mempermudah hal itu, pemkot serang melakukan uji coba mobil fastlab COVID-19.

Mobil tes swab tersebut di tawarkan oleh PT Delima Griya Asri kepada pemkot, dimana bisa memudahkan proses tes swab menggunakan alat PCR dari Korea Selatan dengan keakuratan 99 persen.

"Kami juga dapat rekomendasi dari WHO, Kementerian dan BNPB dan untuk harga diatur juga oleh kementerian tidak boleh lebih dari lima miliar rupiah per satu unit mobil fastlab," jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M Ikbal.

Selain itu, hasil uji swab bisa cepat hanya dengan waktu empat puluh menit saja. Dari satu unit mobil fastlab swab tersbeut, terdapat empat alat PCR dengan harga lima miliar rupiah yang sudah di sahkan oleh BNPB serta Kementrian Kesehatan.

Pemkot Serang berencana akan membeli satu unit mobil itu untuk kebutuhan swab cepat dan memenuhi uji standar WHO satu persen dari jumlah penduduk.

Namun, pemkot akan melihat anggaran yang ada untuk membeli mobil tersebut dengan harapan bisa membeli satu untuk mobil di enam kecamatan.


Bagikan Artikel ini ke