Berita DKI Jakarta

145



TVRI JAKARTA - PT Transjakarta secara resmi menambah waktu operasional koridor dan rute penyangga setiap hari. Namun, layanan ini hanya dikhususkan bagi tenaga kesehatan di ibukota.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Traasnjakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, layanan tersebut dikhususkan bagi para tenaga medis setiap harinya mulai pukul 19.30 - 23.30. Sedangkan bagi masyarakat umum layanan bus transjakarta berakhir pada pukul 18.00. 

Sementara untuk pagi hingga sore hari layanan khusus bagi tenaga rumah sakit dan puskesmas yakni sembilan rute layanan perbatasan khusus sebagai pengumpan koridor dengan waktu operasional yaitu pukul 05.00, pukul 05.30, pukul 22.00 dan pukul 22.30.

Bus layanan ini melintas dalam 13 koridor di 99 halte yang dibuka dengan jarak kedatangan bus 20 sampai 30 menit.

Ke-99 halte tersebut di antaranya halte Blok M, Bundaran Senayan, Bendungan Hilir, Tosari, Pulogadung, Cempaka Timur, RS Islam, Gerogol 1, Jelambar, Kalideres, Pulo Gadung II, TU Gas, Sunan Giri, Velodrome, Matraman dan Manggarai.

Sementara rumah sakit yang dilintasi di 13 koridor BRT tersebut kurang lebih terdapat 93 Rumah Sakit, seperti Siloam Semanggi, RSK Tanah Abang, RS Tarakan, RS Husada, RS Pertamina dan RS Jantung Jakarta.

Nadia menambahkan penambahan pola layanan ini, untuk memfasilitasi tenaga rumah sakit dan fasilitas kesehatan, cleaning service, petugas keamanan RS, petugas katering yang membuat makanan bagi tenaga medis di rs, perawat, tenaga laboratorium rumah sakit  yang masih harus beraktivitas sehubungan dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (psbb).

Pelanggan khusus tenaga rumah sakit dan puskesmas dapat menggunakan layanan transjakarta dengan menunjukkan kartu identitas dan surat tugasnya kepada petugas halte.


Bagikan Artikel ini ke