Berita JAWA BARAT

464



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, dalam pernyataannya beberapa hari lalu akan mulai memberlakukan pembelajaran secara tatap muka pada tahun depan. Meski kebijakan pembelajaran tatap muka ada di bawah Kemendikbud, namun terkait izin sepenuhnya diserahkan kepada Kepala Daerah. Pasalnya Pemerintah Daerah yang lebih mengetahui bagaimana kondisi wilayahnya saat ini.

Pernyataan Nadiem Makarim pun direspon baik oleh beberapa universitas yang ada di Kabupaten Garut, salah satunya yang sudah mulai mempersiapkan teknis pembelajaran tatap muka yaitu Universitas Garut.  Rektor Universitas Garut, Abdussy Syakur Amin, menyambut baik rencana pembelajaran tatap muka yang boleh dilakukan mulai Januari 2021. Pihaknya hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kabupaten Garut terkait pembelajaran tatap muka di tahun depan.

“Segala sesuatu untuk meminimalisir penyebaran covid-19 sudah kami persiapkan seperti tempat cuci tangan, thermo gun, mengurangi kapasitas mahasiswa di dalam kelas hingga 50%, termasuk perizinan dari orang tua tiap mahasiswa.”

Selain itu, Universitas Garut juga akan segera melakukan survei kepada seluruh mahasiswa dan dosen terkait rencana pembelajaran tatap muka. Karena meskipun protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah sudah disiapkan, pihak universitas juga tidak bisa membuat keputusan secara sepihak.

(Piat Supriatna)


Bagikan Artikel ini ke