Berita DKI Jakarta

854



Pemerintah kota Tangerang Selatan memastikan bagi peserta yang terdaftar menerima vaksin covid tahap dua, yang tidak hadir tanpa alasan tertentu, langsung dicoret.

Terkecuali, saat proses vaksinasi dosis pertama, ditemukan peserta mengalami gangguan pada kesehatan.

Proses vaksinasi covid dosis pertama untuk kalangan asn, tenaga pengajar, TNI Polri, tokoh agama, wartawan dan anggota DPRD Tangerang Selatan sudah berjalan.

Pelaksanaan pun dilakukan diberbagai tempat, yakni di aula pemerintah kota Tangerang Selatan, gedung sekolah, rumah sakit maupun ruang fasilitas kesehatan lainnya hingga 12 Maret 2021 mendatang.

Dalam proses penyuntikan vaksin covid dosis pertama, bagi peserta yang tidak hadir tanpa memiliki alasan tertentu, pemerintah kota Tangerang Selatan memastikan, daftar nama peserta penerima vaksin langsung dicoret.

Wakil wali kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, terkecuali peserta vaksin tahap dua yang terdaftar menerima dosis pertama mengalami gangguan kesehatan saat divaksin, bisa ditunda ke hari berikutnya.

"Kalau hari ini dia terdaftar, datang dengan menyampaikan keluhan karena pusing misalnya, itu mungkin ditunda ke hari yang lain setelah sudah enggak pusing," ujar Benyamin di SMPN 4 Tangsel, Pamulang, Kamis (4/3/2021).

"itu dicoret dan tidak bisa didaftarkan kembali. Karena nama-nama ini kan sudah masuk ke kementerian kesehatan. Itu ruginya, .akanya saya mengimbau kepada semua yang sudah terdaftar dari guru dari masyarakat dan sebagai datang saja nanti pada waktunya ke tempat-tempat yang penyuntikan," kata Benyamin Davnie.

Diketahui, proses vaksinasi tahap dua untuk dosis pertama sudah dilaksanakan sejak dua Maret hingga 12 Maret 2021 mendatang, proses vaksinasi pun dibagi dua sesi yakni sesi pagi hingga siang hari, dan siang hingga sore hari.


Bagikan Artikel ini ke