Terus Maju Dan Berkemajuan Dengan Teknologi, LPP TVRI Adakan Workshop Mobile Journalism

Rizki

28 - Jul - 2022 21:51

Kegiatan - Nasional

Berita
Berita
Berita
Berita

Transformasi Digital yang saat ini sedang terjadi menuntut LPP TVRI untuk terus beradaptasi dan berinovasi mengikuti perubahan ini. Menyikapi hal tersebut Pusdiklat LPP TVRI kembali menyelenggarakan Workshop Mobile Journalism (MOJO) kepada 35 orang perwakilan LPP TVRI dari seluruh stasiun di Indonesia. Workshop ini diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 29 Juli 2022 dan mengambil tempat di Pulau Dewata Bali. Workshop Mobile Journalism atau biasa disingkat MOJO ini dibuka langsung oleh Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno. Adalah Monica Phang, Program Manager yang hadir langsung mewakili AIBD. Adapun William Joseph, konsultan AIBD, hadir sebagai pemberi keseluruhan materi dalam kegiatan In-Country Workshop on Mobile Journalism (MOJO – Advance).

Pada acara pembukaan workshop ini, Kepala LPP TVRI Stasiun Bali, I Ketut Leneng menyambut dengan hangat kehadiran para peserta dan menyampaikan  agarpara peserta dapat menikmati workshop yang sangat bermanfaat ini bagi pengembangan kompetensi digital dari SDM LPP TVRI.

Kegiatan yang dimulai pada hari itu dalam balutan cuaca Bali yang cerah memberikan semangat bagi para peserta workshop. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan LPP TVRI, Tri Widiarto yang menyampaikan laporan kegiatan juga berharap bahwa dengan adanya workshop ini bisa menjadikan SDM LPP TVRI dapat lebih cepat dan kreatif lagi dalam menyampaikan berita. Workshop ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara AIBD dengan LPP TVRI. Tri Widiarto mengucapkan terima kasih secara khusus kepada AIBD yang telah bersedia memberikan ilmunya pada workshop MOJO.   

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno dalam sambutannya menyampaikan bahwa di era revolusi industry 4.0. yang ditandai dengan teknologi digital membuat segala hal menjadi serba cepat.  

“Kecepatan yang terjadi pada dunia jurnalisme saat ini menjadi dipercepat karena adanya ketersegeraan (immediacy) yang juga menghadirkan tantangan baru bagi para pemimpin editorial. Kualitas dari rekaman, kolaborasi dengan tim berita online, koordinasi dengan ruang redaksi, adalah sebagian contoh dari perubahan yang harus kita hadapi.” jelas Iman Brotoseno.

Beliau berkeinginan agar setiap SDM LPP TVRI memiliki sikap yang terbuka terhadap perubahan dan tidak pernah berhenti untuk belajar dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan serta kapasitas diri. Peningkatan kompetensi SDM LPP TVRI akan memberikan pengaruh yang signifikan bagi kinerja lembaga.

“Saya berharap agar para peserta yang mengikuti workshop ini benar-benar bisa memanfaatkan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya karena kesempatan ini adalah kesempatan yang berharga dan langka. Belajarlah dengan serius untuk membuat diri anda menjadi lebih baik hingga selanjutnya anda juga bisa membuat lembaga ini menjadi lebih baik, dan secara bersama-sama kita akan membuat LPP TVRI siap menjadi lembaga penyiaran kelas dunia.”, imbuh Iman Brotoseno.

William Joseph yang bertindak sebagai instruktur pada workshop ini menyampaikan opininya bahwa kita harus terus beradaptasi dengan perubahan, apabila tidak, kita akan tertinggal. Demikian juga dengan Mobile Journalism, model permberitaan ini memberikan warna baru bagi dunia jurnalisme dengan biaya produksi yang rendah namun kecepatan sangat tinggi bahkan real time. Mobile Journalism tidak akan menggantikan metode jurnalisme konvesional. MOJO memberikan warna baru bagi dunia jurnalisme saat ini.

Hal tersebut juga didukung oleh Monica Phang, AIBD Program Manager, yang mengungkapkan bahwa MOJO merupakan model jurnalisme baru yang trending saat ini. Hal ini bisa dimanfaatkan bagi LPP TVRI yang memiliki 30 stasiun di seluruh Indonesia untuk bisa menyampaikan dan mengumpulkan reportase yang akurat dan cepat dari berbagai daerah di negeri ini untuk bisa segera disampaikan kepada masyarakat.

“Saya harap workshop ini bisa sangat bermanfaat bagi para peserta yang mengikutinya dan memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan LPP TVRI untuk menjadi lembaga penyiaran publik berkelas dunia.” ungkap Monica Phang mengakhiri pendapatnya.

Setelah dua hari mendapatkan materi yang terkait dengan teori MOJO, para peserta berkesempatan melakukan praktik dengan membuat ‘special report’, mempresentasikan hasil praktiknya serta mendapat masukan langsung untuk pengembangan karya mereka ke depan.

Penulis : Priska Novita Marintan

Penyunting: Chaerini

Terbaru dari Instagram