Berita DKI Jakarta

1091



TVRI Jakarta - Upaya pencegahan, penanganan, dan pengendalian banjir di wilayah Jakarta terus dilakukan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta, seperti upaya program pengerukan kali, sungai, dan waduk yang berada di wilayah Ibukota Jakarta dengan mengalokasikan dana 5 triliun rupiah.

Wakil gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mendatangi pintu air marina, ancol, jakarta utara, untuk memantau langsung proses pengerukan kali gunung sahari, yang mengerahkan tiga alat eskavator amphibi.

Menurut Riza Patria, pengerukan kali merupakan salah satu program upaya pencegahan, penanganan, dan pengendalian banjir ibu kota. Pengerukan kali dilakukan bergiliran dari pagi hingga sore hari, bahkan rencananya program pengerukan kali di wilayah Jakarta akan dioptimalkan menjadi dua shift, dari pukul enam pagi hingga pukul sepuluh malam.

Riza menegaskan dalam upaya selama tiga tahun terakhir sudah terlihat ada perubahan yang signifikan terkait persoalan banjir di Jakarta. Hal ini dapat dilihat tidak adanya banjir yang luar biasa, pada masa musim penghujan tahun ini.

Untuk melakukan program penanganan dan pengendalian banjir, seperti program normalisasi, naturalisasi, mengaktifkan stasiun pompa air, pompa mobile, pompa underpass, dan membuat sumur resapan, Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan dana mencapai lima triliun rupiah.


Bagikan Artikel ini ke