Berita Utama TVRI DKI Jakarta

Berita
Ngaji Budaya : Program Baru UPK

JAKARTA – Unit Pengelolaan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) memiliki program baru yang bertujuan untuk membangun karakter masysarakat, yaitu  Ngaji Budaya. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat malam dengan lokasi disekitar area Setu... Lihat Selengkapnya

Berita
Pencak Silat Seni Bela Diri Yang Masih

JAKARTA, TVRI JAKARTA – Olahraga pencaksilat merupakan salah satu seni bela diri khas Indonesia. Hingga kini seni bela diri ini terus digemari dan dicintai oleh para kaum milenial perkotaan. Bahkan di salah satu sekolah SMK Negeri di Jakarta pencaksilat sebagai kegiatan... Lihat Selengkapnya

Berita
Melalui Slogan "Ayo, Bung Rebut

JAKARTA – Meski persiapan kontingen DKI dianggap minim, prestasi Pra PON DKI Jakarta lalu dianggap cukup memuaskan. Tak hanya itu melalui slogan “Ayo, Bung Rebut Kembali!” Koni DKI Jakarta optimis akan mengembaliakn posisi juara umum pada PON ke-20 yang akan digelar di Papua pada tahun... Lihat Selengkapnya

Berita
Pemilihan Abang None Tahun 2020

JAKARTA - Pemilihan Abang dan None DKI Jakarta tahun 2020 telah dibuka. Ajang ini bertujuan untuk mensosialisasikan budaya dan pariwisata DKI Jakarta kepada generasi muda. Berbagai cara menarik dilakukan panitia penyelenggara untuk mensosialisasilan kegiatan... Lihat Selengkapnya

Profil TVRI DKI Jakarta

Tentang TVRI Stasiun DKI Jakarta


TVRI Stasiun DKI Jakarta mulai mengudara di Jakarta pada 1 Januari 1983, kala itu belum menggunakan nama TVRI Jakarta melainkan Programa 2 DKI Jakarta. Programa 2 DKI Jakarta bersiaran pada kanal 8 VHF. Pertama kali mengudara dengan acara tunggal siaran berita berbahasa Inggris dengan nama Six Thirty Report selama setengah jam mulai pukul 18.30 WIB dibawah tanggung jawab bagian Pemberitaan. Kemudian pada perkembangannya rubrik tersebut berubah namanya menjadi English News Service (ENS).

Pada bulan Maret 2007, Programa 2 DKI Jakarta resmi mengudara dengan nama TVRI DKI Jakarta dengan siaran selama 4 jam mulai pukul 14.00-18.00 WIB. Dalam perkembangannya, TVRI DKI Jakarta pernah berubah nama menjadi TVRI Jakarta & Banten, hingga akhirnya pada tanggal 30 Maret 2019 setelah LPP TVRI Pusat melakukan rebranding, kembali menjadi TVRI Jakarta dengan siaran mulai pukul 08.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-18.00 WIB.

TVRI Jakarta merupakan salah satu dari 30 Stasiun Penyiaran Daerah LPP TVRI yang memberikan layanan untuk wilayah Jakarta dan Banten. Mulai awal tahun 2020, TVRI Jakarta bersiaran 10 jam untuk siaran daerah mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan pukul 13.00-18.00 WIB dan sisanya merelay siaran TVRI Nasional. TVRI Jakarta bersiaran di kanal analog 31 UHF dan kanal digital 42 UHF, juga dapat ditonton secara streaming selama 24 jam nonstop melalui Aplikasi TVRI Klik yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Program acara yang ada di TVRI Jakarta antara lain: Jakarta Hari Ini, Lebih Dekat, Zona Musik, Jelita, Sudut Pandang, Galeri Olahraga, Cakrawala Jakarta, Kuliner, Bale-Bale, Mimbar Agama, Nyok Kita Ngaji, Pesona Indonesia, Jejak Islam, Inspirasi Indonesia, Anak Indonesia, dan dalam waktu dekat akan hadir program acara baru yaitu SAPA (sabtu Paling Asyik)

Untuk meningkatkan jumlah pemirsa dan sekaligus sebagai media promosi, TVRI Jakarta menggunakan kanal media sosial seperti Facebook Page, Twitter, Instagram dan juga kanal YouTube dengan menggunakan akun TVRI Jakarta. Untuk informasi kelembagaan dan juga berita seputar Jakarta dan Banten dapat diakses di tvri.go.id/stasiun/jakarta

Visi

Visi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia adalah menjadi lembaga penyiaran kelas dunia yang memotivasi dan memberdayakan, melalui program informasi, pendidikan dan hiburan yang menguatkan persatuan dan
keberagaman guna meningkatkan martabat bangsa.

Misi

1. Menyelenggarakan program siaran yang terpercaya, memotivasi, dan memberdayakan, yang menguatkan kesatuan dan keberagaman guna meningkatkan martabat bangsa.

2. Mengelola sumber daya keuangan dengan tata kelola yang transparan, akuntabel dan kredibel, secara profesional, modern, serta terukur kemanfaatannya.

3. Menyelenggarakan penyiaran berbasis digital-konvergensi dalam bentuk layanan multiplatform dengan menggunakan teknologi terkini, yang dikelola secara modern dan tepat guna, serta dapat diakses secara global.

4. Menyelenggarakan tata kelola sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten, kreatif dan beretika secara transparan berbasis meritokrasi, serta mencerminkan keberagaman.

5. Menyelenggarakan tata kelola kelembagaan beserta tata kerjanya yang ramping dan dinamis, serta pengelolaan aset secara optimal dan tepat guna berdasarkan peraturan perundang-undangan.

6. Mengoptimalkan pemanfaatan aset, meningkatkan pendapatan siaran iklan, dan usaha lain terkait penyelenggaraan penyiaran, serta pengembangan bisnis sesuai peraturan perundang-undangan.