Kirab Budaya dan Rapat Raksasa, Ramaikan Rangkaian G20 di Candi Borobudur

Rizki

19 - Sep - 2022 03:38

Kunjungan Daerah - Nasional

Berita
Berita
Berita
Berita

Jawa Tengah (13/09/2022) - Kirab Budaya dan Rapat Raksasa menghiasi rangkaian kegiatan G20, Culture Ministers Meeting (CMM) yang bertempat di Candi Borobudur pada tanggal 11-13 September 2022. Kawasan Candi Borobudur yang merupakan sebuah mahakarya seni rupa nuansa Buddha, terpilih menjadi tempat terselenggaranya salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan G20 Indonesia 2022. Dengan beragam keunikan latar belakang budaya, kegiatan G20 CMM ini terselenggara dengan meriah dan sarat akan nuansa kearifan lokal.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan, Kirab Budaya dan Rapat Raksasa ini melibatkan masyarakat desa di sekitar Candi Borobudur yang melakukan arak-arakan dengan berjalan dari Candi Pawon hingga Candi Borobudur. Upaya melibatkan masyarakat desa di sekitar Candi Borobudur ini mendapatkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 2.000 warga dari 20 desa yang tersebar di kawasan tersebut.

“Kirab akan sampai di Taman Lumbini lalu dilanjutkan dengan Rapat Raksasa karena aspirasi para pemangku kepentingan di bidang kebudayaan luar biasa banyaknya. Nanti akan ada rapat dan pembicara dari komunitas budaya yang akan dikonsolidasi dalam suatu pernyataan yang kemudian akan disampaikan kepada Menteri,” ujar Direktur Jenderal Kemendikbudristek, Hilmar Farid.

Kirab Budaya dan Rapat Raksasa G20 terdiri atas empat segmen kegiatan, yaitu Ritus Bangun Tuwuh yang dilaksanakan di Candi Pawon, Kirab Budaya “Mulih Pulih” dari Candi Pawon menuju Candi Borobudur, kemudian Rapat Raksasa “Nyawiji” di Taman Lumbini Candi Borobudur, dan Parade Seni Golong Gilig.

Kirab Budaya 'Mulih Pulih' sendiri merupakan gerak kirab massal yang melibatkan 2.000 warga desa yang bergerak dari Candi Pawon ke Lapangan Lumbini, Borobudur, pada Senin, 12 September 2022. Pada kegiatan ini dipertunjukkan seni tari dari warga yang telah ditata secara koreografis menurut gagasan dan tradisi masing-masing desa, namun tetap dalam harmoni yang sama, dengan menampilkan karya-karya instalasi fauna Borobudur serta karya-karya limbah dan tetumbuhan yang menemani padunya gerakan kirab. Hal ini menggambarkan semangat masyarakat untuk bergerak bersama membangun masa depan yang cerah dan berkelanjutan.

Kirab Budaya “Mulih Pulih” dan Rapat Raksasa bertajuk Nyawiji Tunggal Rasa ini mengusung semangat kebersamaan dari masyarakat yang saling bahu-membahu dalam bekerja dan berkarya, serta pulih kembali pada kondisi yang selaras dengan alam sesuai dengan tema besar kegiatan G20 Indonesia 2022, Recover Together, Recover Stronger.

Penulis: Naufal Anri Ramadhan

Penyunting: Chaerini

Terbaru dari Instagram